
Saat menggunakan layanan pengiriman LCL (Less Container Load), perhitungan biaya tidak berdasarkan satu kontainer penuh, tetapi bergantung pada volume atau berat barang yang Anda kirim. Agar bisa membuat perencanaan anggaran logistik yang akurat, penting untuk memahami cara menghitung tarif LCL dengan tepat.
Yuk, kita bahas selengkapnya mengenai komponen biaya LCL, rumus perhitungan, hingga tips untuk menghemat biaya pengiriman dalam artikel ini!
Komponen Biaya Pada LCL
Tarif LCL terdiri dari beberapa komponen biaya yang saling terkait satu sama lain. Tidak seperti FCL yang perhitungan tarifnya tetap (per kontainer), LCL menggabungkan barang dari berbagai pengirim dan perhitungan biayanya berdasarkan ukuran atau berat barang Anda.
Adapun komponen utama yang mempengaruhi perhitungan di antaranya:
1. Ocean Freight (Freight Charge)
Ocean freight adalah biaya dasar angkutan laut sesuai rute dari pelabuhan asal ke tujuan. Dalam LCL, dasar perhitungannya biasanya per CBM (cubic meter) yang dihitung dari total volume barang Anda.
2. Handling dan Konsolidasi
Sebelum dimuat ke dalam kontainer, barang dari berbagai pengirim akan dikumpulkan terlebih dahulu di gudang konsolidator atau lebih dikenal dengan istilah CFS (Container Freight Station). Oleh karena itu, pengirim akan dikenakan biaya penanganan di pelabuhan asal dan tujuan, termasuk stuffing (pemuatan) dan destuffing (pembongkaran).
3. Biaya Dokumentasi
Selain biaya penanganan fisik, pengiriman LCL juga dikenakan biaya administrasi, termasuk dokumen pelabuhan dan administrasi CFS yang berkaitan dengan pengelolaan data dan sistem pengiriman.
4. Customs & Charges Pelabuhan
Perhitungan bea dan biaya kepabeanan dapat mempengaruhi total tarif LCL, terutama saat melakukan impor barang. Biaya ini berasal dari Bea Cukai dan biaya lain terkait dengan terminal.
5. Local Delivery/Trucking
Jika layanan LCL mencakup pengiriman dari pelabuhan ke alamat tujuan, biaya trucking lokal juga perlu dihitung.
Baca Juga: Perbedaan LCL dan FCL pada Pengiriman Menggunakan Kontainer
Rumus Perhitungan Tarif LCL

Secara umum, rumus perhitungan tarif LCL sederhana dapat dihitung sebagai berikut:
1. Hitung Volume Barang
Gunakan satuan CBM (m3) untuk menghitung volume barang:
CBM = (Panjang x Lebar x Tinggi) / 1.000.000
Keterangan: Dimensi dalam cm → hasil dalam m3
Contoh:
Barang A memiliki ukuran P = 120cm, L = 80cm, T= 100cm, maka:
(120 x 80 x 100) / 1.000.000 = 960.000 cm3 / 1.000.000
Volume (CBM) = 0,96 m3
2. Kalikan Volume Dengan Tarif Per CBM
Misalnya tarif yang berlaku USD50/CBM, maka 0,96 x 50 = USD 48 (di luar handling CFS, trucking, dll.)
3. Tambahkan Biaya Penanganan dan Lainnya
Setelah menghitung freight charge berdasarkan volume, jumlahkan dengan komponen biaya lainnya seperti handling di CFS, dokumentasi, bea pelabuhan, dan trucking jika termasuk layanan door-to-door.
Baca Juga: Kenali Arti Stuffing Container dan Prosesnya di Logistik
Tips Hemat Biaya Saat Menggunakan LCL
Menghitung total biaya LCL bukan hanya soal rumus, melainkan ada beberapa hal lain yang bisa Anda terapkan agar pengiriman lebih efisien:
1. Optimalkan Volume Pengiriman
Kalau Anda sering mengirim barang bervolume kecil, coba pertimbangkan untuk menggabungkan beberapa pengiriman menjadi satu. Dengan volume yang lebih besar dalam satu kali kirim, biaya pengiriman per CBM biasanya bisa lebih hemat.
2. Pilih Rute dan Forwarder yang Kompetitif
Tarif LCL per CBM bisa berbeda tergantung rute dan penyedia jasa logistik. Anda bisa membandingkan beberapa opsi sebelum menentukan pilihan.
Melalui platform Forwarder.ai, perusahaan bisa mengecek estimasi biaya LCL dari berbagai rute dan layanan dengan mudah dalam satu sistem, sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.
3. Hindari Biaya Ekstra yang Tak Perlu
Pengeluaran tambahan dalam pengiriman LCL sering muncul karena barang sering tertahan di gudang, terdapat perbedaan data berat atau volume, atau pengemasan yang tidak sesuai standar. Oleh karena itu, penting untuk memastikan kelengkapan dokumen serta keakuratan data barang sejak awal–untuk meminimalisir risiko pengeluaran tambahan.
4. Rencanakan Pengiriman dari Jauh-jauh Hari
Lakukan perencanaan ekspedisi dengan rinci sehingga bisa dijadwalkan dari jauh-jauh hari untuk mengurangi kebutuhan layanan ekspres atau peak season surcharge yang seringkali menyebabkan kenaikan biaya.
Baca Juga: LCL di Forwarder.ai: Cek Tarif dan Booking Online
Menghitung tarif LCL bukan semata-mata mengalikan jumlah CBM dengan tarif per CBM-nya. Perusahaan perlu memperhitungkan beberapa komponen pengeluaran lainnya seperti handling konsolidasi, dokumentasi, kepabeanan, serta pengiriman lokal jika diperlukan. Dengan memahami cara menghitung tarif LCL yang tepat, perencanaan anggaran logistik jadi lebih akurat dan efisien.
Pelajari lebih lanjut Panduan LCL di Forwarder.ai: Cek Tarif dan Booking Online. Cek juga layanan Forwarder.ai untuk berbagai pilihan pengiriman terbaik sesuai kebutuhan bisnis Anda!

