Jenis Sea Freight yang Umum Digunakan (freepik)

Jenis Sea Freight yang Umum Digunakan

Pengiriman jalur laut menjadi salah satu tulang punggung distribusi perdagangan domestik maupun internasional. Besarnya kapasitas angkut serta biaya yang kompetitif menjadikan moda ini sebagai metode distribusi paling efisien bagi kebanyakan pelaku bisnis. Efisiensi tersebut dapat Anda capai dengan mengetahui jenis sea freight, memahami perbedaan serta fungsinya, karena masing-masing didesain sesuai kebutuhan dan karakteristik barang tertentu.

Yuk, kita bahas selengkapnya dalam artikel ini!

1. FCL (Full Container Load)

FCL (Full Container Load) adalah salah satu layanan pengiriman jalur laut yang memungkinkan Anda menyewa satu kontainer penuh secara eksklusif, tidak bercampur dengan barang dari pengirim lain. Layanan ini cocok untuk Anda yang memiliki volume barang cukup besar yang bisa memenuhi lebih dari setengah kapasitas kontainer, biasanya di atas 15 m3.

Keuntungan utamanya terletak pada keamanan barang dan efisiensi waktu pengiriman, karena tidak ada proses konsolidasi muatan dengan pengirim lainnya. Begitu pemuatan barang selesai, kontainer akan langsung disegel di gudang asal dan hanya akan dibuka kembali saat tiba di alamat tujuan. Hal ini bisa meminimalisir risiko barang tertukar atau rusak selama perjalanan.

2. LCL (Less than Container Load)

Jenis Sea Freight yang Umum Digunakan (freepik)
Jenis Sea Freight yang Umum Digunakan (freepik)

Jenis sea freight satu ini cocok bagi pelaku bisnis yang rutin melakukan pengiriman dengan volume kecil hingga sedang (kurang dari 15 m3), karena memungkinkan untuk berbagi ruang kontainer dengan pengirim lainnya. Jadi, pengirim cukup membayar sejumlah ruang yang mereka pakai dengan perhitungan per meter kubik (CBM).

LCL adalah pilihan tepat untuk UMKM maupun startup yang volume pengirimannya belum cukup untuk memenuhi satu kontainer penuh. Secara biaya, LCL memang lebih efisien untuk pengiriman bervolume kecil hingga sedang. Namun, waktu pengiriman bisa lebih lama karena ada proses konsolidasi muatan dengan pengirim lain di awal dan bongkar muat di pelabuhan tujuan.

Baca Juga: Perbedaan LCL dan FCL pada Pengiriman Menggunakan Kontainer

3. Break Bulk Shipping

Tidak semua barang bisa masuk kontainer. Item seperti mesin industri, pipa baja panjang, komponen proyek infrastruktur, atau turbin punya ukuran besar dan bentuk yang tak beraturan sehingga tidak memungkinkan untuk masuk dalam kontainer berukuran 20 ft ataupun 40 ft. Nah, khusus barang dengan karakter seperti ini, pilihan metode pengiriman yang paling relevan adalah break bulk.

Dengan metode ini, muatan akan dimuat langsung ke ruang kapal (palka) atau geladak secara terpisah menggunakan derek (crane). Armada kapalnya pun khusus, yaitu general cargo ship atau kapal barang umum yang punya derek sendiri. Hal ini memungkinkan kapal tetap bisa melakukan bongkar muat kargo berukuran besar, walaupun hanya di pelabuhan kecil yang belum memiliki infrastruktur kontainer modern.

Baca Juga: Kapan Bisnismu Harus Memilih Breakbulk Cargo? Ini Faktor Penentunya

4. RoRo (Roll-on/Roll-off)

RoRo adalah jenis ocean freight yang khusus dirancang untuk distribusi kendaraan dan alat berat beroda. Mobil, truk, bus, bahkan alat konstruksi bisa langsung dikemudikan masuk ke dalam kapal tanpa perlu menggunakan crane atau alat lifting khusus. Metode ini mempercepat proses bongkar muat. Di Indonesia, kapal RoRo sering kita lihat pada layanan feri antar pulau yang membawa truk-truk logistik.

Baca Juga: 5 Strategi Pintar Maksimalkan Kapal Roro untuk Trucking

5. Liquid Bulk Shipping (Tanker)

Bagi perusahaan yang bergerak di bidang energi atau bahan kimia, kontainer bukanlah media yang tepat. Liquid bulk shipping adalah jawabannya, karena metode satu ini menggunakan kapal tanker yang seluruh lambungnya berfungsi sebagai tangki penyimpanan benda cair (liquid).

Kapal tanker mampu mengangkut jutaan liter minyak mentah, bahan kimia cair hingga gas alam dalam satu perjalanannya. Standar keamanannya sangat ketat, karena risiko kebocoran bisa berdampak fatal bagi lingkungan sehingga dokumen legalitas untuk jenis pengiriman ini biasanya jauh lebih kompleks.

6. Refrigerated Shipping (Reefer)

Kontainer berpendingin (reefer container) memiliki sistem pendingin internal yang dapat diatur sesuai kebutuhan produk. Layanan ini menjamin suhu ruang muatan tetap stabil sehingga kualitas barang tetap terjaga saat tiba di tujuan. Produk seperti buah, sayuran, daging, seafood, dan produk farmasi biasanya menggunakan metode ini sebagai investasi untuk menjaga kualitas produk tetap prima. Namun, dari segi biaya, metode reefer memang lebih tinggi dibandingkan pengiriman dengan kontainer biasa.

Setiap jenis sea freight punya peran dan fungsinya masing-masing. Tidak ada yang lebih unggul untuk setiap kondisi, karena semua tergantung karakteristik barang itu sendiri.

    • Untuk barang bervolume besar yang membutuhkan pengiriman rutin, pilih FCL agar biaya per unitnya lebih efisien.
    • Pengiriman bervolume kecil atau sedang, pilih LCL karena Anda cukup membayar ruang yang terpakai.
    • Kalau muatan berukuran besar dan tidak muat kontainer, break bulk adalah solusi paling tepat.
    • Kirim kendaraan atau alat berat beroda, RoRo adalah opsi paling praktis.
    • Jika produk Anda muatan cair dalam jumlah besar, Liquid Bulk Shipping (Tanker) jawabannya.
    • Produk sensitif suhu, metode reefer mampu menjaga kualitas barang hingga tiba ke tujuan.

Pemilihan metode pengiriman terbaik selalu berangkat dari karakteristik barang dan pola distribusi perusahaan Anda. Pemahaman mengenai karakteristik barang hingga perbedaan dan keunggulan dari masing-masing metode pengiriman menjadi modal berharga dalam penerapan strategi logistik paling efektif bagi bisnis Anda.

Agar pengelolaan pengiriman lebih terstruktur dan mudah dipantau, perusahaan dapat memanfaatkan solusi logistik yang terintegrasi. Forwarder.ai membantu bisnis mengelola pengiriman secara efisien dalam satu platform, mulai dari perencanaan hingga tracking kargo secara real-time.

Cek layanan Forwarder.ai untuk berbagai pilihan pengiriman terbaik, cek rute, hingga cek biaya kirim sesuai kebutuhan bisnis Anda!

Nikmati voucher hingga 200K untuk pengiriman pertamamu. Langsung berlaku dan otomatis terpotong saat checkout.

Feeling enlightened? Share this article to more people.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top